8. KH. Abdullah Faqih (Malang, Jawa Timur)
KH. Abdullah Faqih ketika usia dewasa, Beliau menikah dengan gadis asal Malang, Jawa Timur. Gadis tersebut bernama Nyai Rabiah Adawiyah. Dari pernikahan tersebut, Beliau dikaruniai putra-putri sebanyak dua. Hingga akhir hayatnya, Beliau berdakwah di Malang dan dimakamkan disana.
9. Hasan
Hasan merupakan putra kembar terakhir dari jalur Nyai Khodijah. Hasan merupakan kembaran dari Husein. Hasan meninggal dunia dalam pengasuhan orang tua sendiri. Mereka berdua meninggal dunia saat usia kanak-kanak. Hasan meninggal tak lama usai Husein meninggal dunia.
10. Husein
Husein, putra kembar terakhir pasangan KH. Choliel Idries dan Nyai Khodijah, kembaran Hasan juga meninggal diusia kanak-kanak. Husein meninggal dunia terlebih dahulu, dalam pengasuhan KH. Syahid, sepupu KH. Choliel Idries saat KH. Syahid masih bertempat tinggal di Mutihkulon, Wedung, Demak. Usai Husein meninggal dunia, tak selang lama, kakaknya, Hasan juga meninggal dunia.
11. Nyai Halimatus Sa'diyah (Babalan, Wedung, Demak)
Nyai Halimatus Sa'diyah merupakan nama usai melaksanakan ibadah haji. Sementara nama kecil Beliau adalah Hulaiyyah. Nyai Halimah merupakan anak kesebelas KH. Choliel Idries dan anak pertama dari jalur Nyai Badriyah.
Ketika usia dewasa, Nyai Halimah menikah dengan Kiai asal Babalan, Wedung, Demak, yakni KH. Asyrofi. Usai menikah, Beliau tinggal di Babalan hingga akhir hayatnya. Beliau memiliki sepuluh putra-putri yang melanjutkan keturunan.
12. Nyai Fathinun (Jetak, Wedung, Demak)
Nyai Fathinun merupakan istri dari seorang Modin desa Jetak, Wedung, Demak, yakni Kiai Ahmad Sa'id. Suaminya merupakan teman sepondok dan seperjuangan mendidik kakaknya, KH. Basyir Muhsin. Dari pernikahannya dengan Kiai Ahmad Sa'id, Beliau dikarunia putra-putri sebanyak 9 orang, yang tersebar di Jetak (Demak), Kudus hingga Semarang.
Hingga akhir hayat Nyai Fathinun, Beliau tinggal di Jl. Gudang Raya No. 147, Jetak, Wedung, Demak. Beliau meninggal dunia di hari Kamis sore, 20 Shaffar 1442 H dan dimakamkan bersandingan dengan suami tercintanya Kiai Ahmad Said. Makam beliau sejajar lurus, sebelah barat makam ayahnya, KH. Choliel Idries dan kedua kakaknya.
13. Aminah
Putri ketigabelas KH. Choliel Idries ini meninggal dunia saat proses persalinannya.
14. Nyai Farhanah (Tedunan, Kedung, Jepara)
Nyai Farhanah ketika usia dewasa dinikahi oleh Kiai Muhtadi, tokoh masyarakat desa Tedunan, Kedung, Jepara. Usai menikah, Beliau diboyong ke Tedunan hingga akhir hayatnya dan dimakamkan di pemakaman umum desa Tedunan, Kedung, Jepara. Beliau meninggalkan putra-putri sebanyak lima orang.
15. Nyai Durriyah (Tedunan, Kedung, Jepara)
Sebagaimana kakaknya, Nyai Durriyah juga tinggal di desa Tedunan, Kedung, Jepara. Beliau menikah dengan pria asal Tedunan, Wedung, Demak bernama Kiai Irfan. Usai menikah, pasangan Nyai Durriyah dan Kiai Irfan tinggal di desa Tedunan, Kedung, Jepara. Beliau dikaruniai 6 putra-putri yang ketiganya menemani Beliau tinggal disana.
0 tanggapan:
Posting Komentar